Judul | : | PERMAINAN BULU TANGKIS |
Penulis | : | MUHAMMAD YAN AHADY |
Halaman | : | v + 99 |
ISBN | : | --------------------- |
Harga | : | Rp. 55.000 |
Sinopsis | : | Buku “PERMAINAN BULU TANGKIS” ini menyajikan Sejarah Olahraga Bulu Tangkis di Dunia dan Sejarah Olahraga Bulu Tangkis di Indonesia. Olahraga bulu tangkis awalnya dimainkan dalam upacara adat atau untuk hiburan. Permainan ini berkembang menjadi lebih kompetitif dan mulai dimainkan di Inggris pada abad ke-12. Pada awalnya, pemain menggunakan dayung untuk menjaga objek tetap di udara. Pada abad ke-18, permainan ini juga dimainkan di Polandia, dan pada abad ke-19, permainan dikenal di India, khususnya di Pune sebagai permainan Poona. Seiring berjalannya waktu, alat jaring atau net ditambahkan sebagai pembatas lapangan. Pasukan Inggris membawa permainan ini kembali ke Inggris pada tahun 1850-an. Nama "Badminton" berasal dari kota Badminton, tempat tinggal Duke of Beaufort di Gloucestershire, Inggris. H. A. E. Scheele menjelaskan bahwa permainan ini pertama kali dimainkan di kediaman Duke of Beaufort.
Pemahaman teknik dasar bulu tangkis memerlukan tahapan yang harus dilalui dengan baik. Pemain perlu berlatih untuk berkembang dalam olahraga ini. Teknik yang benar memungkinkan pergelangan tangan bergerak dengan alami. Pemain belajar menggabungkan pukulan dan taktik, membuat keputusan yang tepat saat bermain. Evaluasi dari guru, pelatih, atau rekan sangat penting untuk meningkatkan performa pemain.
Sistem gugur adalah metode dalam pertandingan di mana peserta yang kalah tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Hasil pertandingan menentukan juara pertama dan kedua, serta mungkin juara ketiga dan keempat. Ada beberapa jenis sistem gugur, seperti tunggal murni, tunggal dengan bye, dan lainnya, sesuai kesepakatan panitia kejuaraan. |

0 Komentar