|
Judu
|
:
|
EFEKTIVITAS MANAJEMEN
MUTU MADRASAH Integrasi Kepemimpinan Inklusif, Team Work, Budaya Mutu
dan Knowledge Management Variabel ModerasI
|
|
Penulis
|
:
|
Dr. Oda Kinata
Banurea, M.Pd; Prof. Dr. Mesiono, M.Pd; Dr. Muhammad Fadli, M.Pd |
|
Halaman
|
:
|
156 Hal
|
|
Ukuran
|
:
|
16 x 26 CM
|
|
Harga
|
:
|
Rp. 88.000
|
|
ISBN
|
:
|
------------
|
|
Sinopsis
|
:
|
Madrasah
sebagai institusi pendidikan Islam menghadapi tantangan kompleks di era
disrupsi, akuntabilitas publik, dan tuntutan daya saing nasional. Standar
mutu tidak lagi cukup dipenuhi secara administratif, melainkan harus dikelola
secara sistemik, adaptif, dan berbasis pembelajaran organisasi. Dalam konteks
tersebut, efektivitas manajemen mutu menjadi determinan utama keberlanjutan
dan reputasi madrasah.
Buku ini menawarkan suatu model integratif efektivitas manajemen mutu madrasah yang menempatkan kepemimpinan inklusif, teamwork, dan budaya mutu sebagai variabel strategis, serta knowledge management sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antar konstruk. Berangkat dari paradigma manajemen pendidikan modern dan pendekatan organisasi pembelajar, buku ini menegaskan bahwa mutu madrasah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan struktural, tetapi oleh dinamika kolaborasi, distribusi kepemimpinan, dan sirkulasi pengetahuan dalam organisasi. Kepemimpinan inklusif diposisikan sebagai motor penggerak partisipasi kolektif dan psychological safety dalam lingkungan kerja madrasah. Teamwork menjadi instrumen koordinasi dan integrasi fungsi manajerial, sedangkan budaya mutu berperan sebagai sistem nilai yang menginternalisasi komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Namun, ketiga variabel tersebut tidak akan optimal tanpa manajemen pengetahuan yang efektif yakni proses penciptaan, berbagi, penyimpanan, dan pemanfaatan pengetahuan organisasi. Secara konseptual, buku ini membangun argumentasi bahwa knowledge management berfungsi sebagai penguat (moderator) yang meningkatkan konsistensi dan daya dorong kepemimpinan, kolaborasi tim, dan budaya mutu terhadap efektivitas manajemen mutu madrasah. Tanpa mekanisme knowledge sharing dan knowledge integration yang sistematis, praktik kepemimpinan dan budaya mutu berisiko bersifat seremonial dan tidak berkelanjutan. Buku ini relevan bagi kepala madrasah, pengawas, akademisi manajemen pendidikan Islam, pembuat kebijakan, serta mahasiswa pascasarjana yang mengkaji efektivitas organisasi pendidikan. Dengan pendekatan integratif, buku ini berupaya menjembatani kesenjangan antara teori manajemen mutu dan praktik kepemimpinan di madrasah. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa madrasah yang efektif bukanlah madrasah yang sekadar memenuhi standar administratif, melainkan madrasah yang mampu membangun ekosistem kepemimpinan inklusif, kolaborasi tim yang solid, budaya mutu yang mengakar, serta sistem manajemen pengetahuan yang hidup dan produktif. Integrasi keempat elemen tersebut menjadi fondasi transformasi mutu madrasah menuju keunggulan yang berkelanjutan. |
0 Komentar