JUDUL : HALAL TOURISM PENDEKATAN SAINS DAN TEKNOLOGI
PENULIS : MASDITOU, S.Pd.I, M.Pd, MHD DAUD SIREGAR, S.Sos, M.M
HARGA : Rp. 75.000
HALAMAN : 150
UKURAN : 16 X 26 B5
ISBN : -
SINOPSIS : Pariwisata halal saat ini tidak lagi dapat dipahami secara sempit sebagai penyediaan layanan wisata yang memenuhi kebutuhan wisatawan muslim semata. Lebih jauh, pariwisata halal telah berkembang menjadi suatu bidang kajian multidisipliner yang melibatkan aspek keagamaan, sosial, ekonomi, budaya, kebijakan publik, manajemen destinasi, teknologi informasi, keberlanjutan, hingga inovasi layanan berbasis sains. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih sistematis, ilmiah, dan aplikatif agar konsep halal tourism dapat dikembangkan secara relevan dengan dinamika masyarakat modern dan kebutuhan industri pariwisata global.
Buku
ini disusun untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pariwisata
halal melalui perspektif sains dan teknologi. Pendekatan sains diperlukan untuk
membangun landasan konseptual, metodologis, dan analitis dalam memahami
perilaku wisatawan, standar layanan halal, pengelolaan destinasi, serta dampak
sosial-ekonomi dari pengembangan pariwisata halal. Sementara itu, pendekatan
teknologi menjadi semakin penting dalam mendukung transformasi layanan
pariwisata, mulai dari digitalisasi informasi, sistem sertifikasi dan pelacakan
halal, pemanfaatan kecerdasan buatan, big data, Internet of Things, hingga
pengembangan platform digital yang mampu meningkatkan kualitas, efisiensi, dan
kepercayaan wisatawan.
Kehadiran
buku ini diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi pengembangan ilmu
pengetahuan, khususnya dalam memperkaya khazanah kajian pariwisata halal
sebagai bidang yang terus tumbuh dan membutuhkan penguatan berbasis riset.
Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi,
peneliti, mahasiswa, pelaku industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan
lainnya dalam merancang strategi pengembangan pariwisata halal yang inovatif,
inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Dalam
konteks inovasi, pariwisata halal memiliki potensi besar untuk menjadi ruang
kolaborasi antara nilai-nilai keislaman, perkembangan ilmu pengetahuan, dan
kemajuan teknologi. Integrasi ketiganya dapat melahirkan model layanan wisata
yang tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan terhadap prinsip halal, tetapi juga
unggul dalam kualitas layanan, pengalaman wisatawan, keamanan, kenyamanan,
serta keberlanjutan lingkungan dan sosial. Dengan demikian, halal tourism dapat
menjadi bagian dari agenda pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan
penguatan identitas peradaban.

0 Komentar