
Judul | : | Menata Mutu Pendidikan Unggul: Peran Strategis Majelis Pendidikan dalam Kebijakan, Pengawasan, dan Pembaruan Pendidikan |
Penulis | : | Dr. Refi Syahputra, S.Pd.I., M.Pd. |
Halaman | : | 276 |
ISBN | : | --------------------- |
Harga | : | Rp. 60,500 |
Sinopsis | : | Buku Menata Mutu Pendidikan Unggul: Peran Strategis Majelis Pendidikan dalam Kebijakan, Pengawasan, dan Pembaruan Pendidikan membahas upaya membangun pendidikan yang bermutu, adil, relevan, dan berkelanjutan. Pendidikan dipandang bukan hanya sebagai proses penyampaian pengetahuan, tetapi sebagai jalan membentuk sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta mampu menghadapi perubahan sosial, teknologi, dunia kerja, dan tantangan lingkungan. Karena itu, peningkatan mutu harus menghubungkan kebijakan, pembelajaran, profesionalisme pendidik, pembiayaan, sarana, pemerataan, dan partisipasi masyarakat dalam satu sistem yang utuh. Buku ini menempatkan majelis pendidikan sebagai lembaga strategis yang menjembatani pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat. Perannya mencakup pemberian pertimbangan dan rekomendasi kebijakan, pengawasan penyelenggaraan pendidikan, penjaminan mutu, penampungan aspirasi, mediasi permasalahan, serta penggerakan kolaborasi dan pembaruan. Majelis pendidikan tidak dimaksudkan untuk mengambil alih tugas teknis pemerintah, melainkan menjadi mitra yang independen, kritis, partisipatif, dan berbasis data dalam menjaga agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Selain menguraikan persoalan kesenjangan guru, fasilitas, pembiayaan, akses, dan layanan bagi kelompok rentan, buku ini menawarkan arah penguatan pendidikan melalui sistem kendali mutu, peningkatan profesionalisme pendidik, transformasi pembelajaran digital, kurikulum yang relevan, pendidikan karakter, kesiapsiagaan bencana, serta kemitraan berkelanjutan. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa pendidikan unggul hanya dapat diwujudkan melalui kebijakan yang konsisten, pengawasan yang menghasilkan perbaikan, lembaga pendidikan yang terus belajar, dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih bermartabat. |
0 Komentar